Pria Ini Baru Sadar Pelihara Beruang Setelah 2 Tahun

beruang-asia

Seorang pria di Yunnan China, secara tidak sengaja memelihara dua ekor beruang selama 2 tahun yang disangkanya adalah anjing. Pria bernama Wang Kaiyu itu memiliki sebuah kebun pisang di Kota Jinchang yang berada di perbatasan China dan Vietnam. Awal mula, Wang bertemu dengan seorang pria yang membawa ‘dua ekor anjing’ yang lucu dua tahun lalu. Senang melihat kelucuan dua “anak anjing” itu, Wang memutuskan untuk membeli keduanya untuk dipelihara.

Demikian dikabarkan harian situs berita China News, dikutip dari Kompas.com, Jumat 3 Juli 2015. Selama dua tahun, Wang mengurus kedua hewan itu dengan penuh kasih sayang. Dia memberi makan, memandikan dan memanjakan kedua “anak anjing” itu. Wang bahkan mengatakan kedua hewan itu berperilaku baik dan sangat menurut. Namun, dia mengaku, semakin besar nafsu makan keduanya semakin besar pula.

Baca:   Ampun Deh! Janda Tajir Ini Bayar Gigolo Timur Tengah Rp 1 Juta Sekali Main, Seperti Ini Awal Perkenalannya

Pria itu menambahkan, beberapa kali dia memergoki kedua binatang peliharaannya itu sedang menyantap ayam yang ada di peternakannya. Suatu hari, Wang melihat poster tentang perlindungan hewan liar di sebuan pameran yang digelar dinas kehutanan setempat. Saat itulah Wang menyadari kesalahan yang diperbuatnya selama dua tahun terakhir.

Wang menyadari tanpa disengaja dia memelihara dua ekor hewan langka yang secara hukum dilindungi. Akhirnya dia memutuskan untuk melaporkan masalah itu ke pihak kehutanan setempat. Setelah merenungkan masalah ini, Wang memutuskan dia harus mengirimkan kedua beruang itu ke dinas kehutanan wilayah Maguan, dengan harapan pemerintah akan memindahkan keduanya ke habitat yang lebih baik.

Baca:   Luar biasa, Wanita 55 tahun lahirkan bayi kembar tiga

Pada akhir bulan lalu, polisi kehutanan Maguan menghubungi Pusat Rehabilitasi dan Penyelamatan Hewan Liar di provinsi Yunnan. Petugas pusat rehabilitasi kemudian menjemput kedua beruang hitam itu dan membawanya untuk mendapatkan perlindungan. Seorang juru bicara pusat rehabilitasi mengatakan kedua beruang itu ternyata jantan dan betina dan keduanya kini dalam kondisi kesehatan yang sangat baik.

loading...