Pria Ini Berhasil Hamili Kekasihnya Dengan Penis Cangkokan

operasi-transplantasi-penis

Di Afrika Selatan, sunat tradisional telah menghilangkan sekitar 250 penis pria disana setiap tahunnya. Namun, dari 250 itu, pemuda yang satu ini adalah salah atau pria yang berhasil melakukan cangkok penis pertama didunia pada tahun 2014. Pria tersebut bahkan kini sudah menghamili kekasihnya, demikian dikatakan para ilmuwan yang melakukan operasi transplantasi tersebut.

Operasi transplantasi yang berlangsung sembilan jam itu adalah bagian dari studi perintis Rumah Sakit Tygerberg, Cape Town dan Universitas Stellenbosch di Afrika Selatan. Lima pekan setelah operasi itu digelar, pasien tersebut bisa beraktifitas seksual secara normal. Baca juga [Pria Ini Berhasil Melakukan Transplantasi Penis Pertama di Dunia]

“Ini berarti bahwa sebagian besar tugas sudah kami selesaikan, karena lelaki ini bisa kencing secara normal, berhubungan seksual, dan fungsi penisnya sudah kembali pulih sempurna,” kata Andre van der Merwe, pemimpin studi tersebut, dikutip dari Suara.com, Sabtu 13 Juni 2015. “Kini kami hanya menunggu dia memiliki anak,” imbuh dia. Baca juga [Mengerikan, Orang Ini Akan Jadi Orang Pertama Yang Pindah Kepala]

Van der Merwe mengatakan mereka masih perlu menguji apakah anak yang dikandung itu benar-benar benih pasien mereka. Tetapi, ia menambahkan, tak ada alasan untuk meragukan pasien yang tinggal dan bekerja di Cape Town itu. “Saya tahu dia bisa berejakulasi dengan normal dan tak ada alasan dia mandul. Saya mengira akan menghamili (kekasihnya) dalam waktu sedikit lama, tidak secepat ini,” beber Van der Merwe.

Setiap tahun ratusan pemuda Afrika Selatan, khususnya dari suku Xhosa, kehilangan penis karena ritual sunat tradisional yang keliru. Van der Merwe, yang mengumumkan keberhasilan operasinya pada Maret lalu, mengatakan prosedur yang mereka rintis bisa diterapkan pada lelaki yang kehilangan penis mereka akibat kanker. Kini dia menerima permintaan cangkok penis dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Kolombia, dan Rusia.

“Saya yakin kami akan melakukan operasi transplantasi penis lagi sebelum tahun ini berakhir,” tutup dia.

loading...