Pria Ini Jadi Korban Kecelakaan, Dokter Pindahkan Hidungnya ke Dahi, Begini Bentuknya Sekarang

pria-berhidung-di-jidat

Seorang pria di China berumur 22 tahun mengalami kecelakaan fatal yang membuat hidung tidak lagi berfungsi dengan baik. Akibatnya, dia harus rela ketika dokter memutuskan untuk memindahkan hidungnya ke bagian dahinya. Dan seperti yang Anda lihat pada foto diatas, wajahnya jadi terlihat aneh, bukan?

Sejumlah sel dan bagian dari hidung pemuda itu dikabarkan mengalami infeksi yang teramat fatal.
Oleh karena itu dokter memutuskan untuk membuat hidung baru pada pria ini. Seperti dilansir dari tribunnews.com, nama pria itu ialah Xiaolian. Kecelakaan mobil yang dialaminya pada tahun 2013 silam sungguh berakibat sangat fatal.

Baca:   Wow! Demi Menarik Pelanggan, Warung Kopi Ini Juga 'Sajikan' Wanita Berbikini

Dokter terpaksa harus melakukan rekontruksi pada hidung pemuda itu. Ekspander jaringan ditempatkan di bawah kulit, lalu dipotong menyerupai hidung. Dr Patrick Byrne, direktur Facial, plastik dan Bedah Rekonstruksi di Johns Hopkins Medical Center, mengatakan kulit pada dahi digunakan untuk membuat hidung. Sebab kulit dahilah yang cocok untuk dijadikan sebagai hidung.

“Dugaan saya bahwa jaringan begitu rusak, harus menggunakan kulit dahi untuk bagian dalam dari hidung,” kata Byrne. Ketika hidung ditransplantasikan, tulang rawan dari Xiaolian yakni tulang rusuk akan digunakan untuk memberikan struktur tambahan pada hidung. Byrne mengatakan, hidung pada dahi Xiaolian itu akan sangat rentan selama 18 bulan ke depan.

Baca:   Kenapa Kabah dibangun seperti kubus? Ini jawabannya...

“Ada banyak yang bisa terjadi, bisa menjadi infeksi, bisa pula tulang rawan itu akan hancur,” ujar Byrne. Dokter itu meyakini bahwa selama Xiaolian mampu menghindari komplikasi, hidung barunya itu akan berfungsi seperti normal. “Dia harus bisa mencium reseptor bau yang cukup tinggi di hidung,” ujarnya.

Tak hanya hidung dari Xiaolian saja, namun Byrne juga mencoba untuk mentransplasi telinga. “Kami bisa mengambil sample kulit dan beberapa sel dari DNA pasien serta tulang rawan dan menggunakan sesl-sel tumbuh sebelum reimplantasi,” katanya.