Probowo: Ahok cuma ngomong doang, makanya populer

Gubernur-Ahok

Kemajuan suatu daerah harus berbanding lurus dengan kesuksesan seorang pemimpin di suatu daerah. Dengan demikian, anggota komisi pembangunan DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman mengatakan akan sangat sulit menilai Ahok apakah sukses memimpin Jakarta atau tidak. “Apa sih yang berhasil di Jakarta? Coba tanya pendapat sopir-sopir bagaimana dengan kondisi kemacetan yang ada,” ujar dia saat dihubungi, Jumat (25/03/2016).

Baca:   Hasil Rapat Pemerintah dan Ahok, Rizal Ramli: Reklamasi Teluk Jakarta Dihentikan!

Apa yang terjadi saat ini tentang elektabilitas dan popularitas seorang Ahok, kata dia, hanya dipengaruhi sikap Ahok sendiri. Terlebih tidak bisa ditepis lagi soal keberanian Ahok dengan pernyataan-pernyataan fantastisnya sehingga handal membangun opini positif publik.

“Jadi memang karena ngomong doang. Enggak apa-apa di udara dia menang, iya kan. Dia kan sudah menguasai Medsos dan sebagainya. Tapi, warga kelas bawah yang merasakan langsung belum tentu milih (Ahok),” terang Prabowo, dilansir Rimanews.com, Jumat (25/3/2016).

Baca:   Ahok setia kenakan kaus Persija ditengah kaus biru para Bobotoh di final Piala Presiden 2015

Terlebih, sambung dia, tidak mudah untuk menjadi Gubernur di Jakarta mengingat syarat 50 persen plus satu. Dari sekitar 7 juta daftar pemilih tetap (DPT) di DKI, kata politisi Gerindra itu, paling tidak Ahok harus mengumpulkan dukungan sebanyak 3 juta lebih pengumpulan KTP. “Sekarang tanya aja warga mau enggak pilih Ahok? Warga lapis bawah yang paling merasakan dampak pembangunan di Jakarta,” tandas Prabowo.

Baca:   Kaskus dihebohkan penggelapan rekening bersama (rekber)
loading...