Puing Pesawat Trigana Air yang jatuh di Papua sudah ditemukan

trigana-air-service

Setelah dinyatakan hilang, Komandan Distrik Militer 1701 Jayapura, Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Aidi memastikan bahwa tim SAR gabungan telah menemukan puing pesawat Trigana Air yang jatuh pada Minggu 16 Agustus 2015. Puing pesawat Trigana Air ditemukan di bukit dengan kemiringan mencapai 45 derajat.

“Sudah dikonfirmasi, puing sudah ditemukan di perbukitan daerah Oksok, Kabupaten Oksibil, Papua,” kata Aidi, saat dihubungi Tempo, Senin 17 Agustus 2015. Pesawat tersebut ditemukan pada pukul 08.37 WIT. “Koordinatnya, 04 derajat, 49 menit, 289 detik S, serta 140 derajat, 29 menit, 953 Bujur Timur,” dilansir Tempo, Minggu 17 Agustus 2015.

Baca:   Alasan PT Pos Indonesia angkut uang Rp 6,5 miliar pakai pesawat

Penemuan tersebut, kata Aidi, diawali dengan proses pencarian melalui udara menggunakan dua pesawat Trigana. Kedua pesawat tersebut melihat kepulan asap di sebuah perbukitan. Setelah diidentifikasi, tim pencari kemudian terbang rendah untuk memastikan. Walaupun sudah memastikan puing Trigana tebakar, namun Aidi mengaku belum bisa memastikan kondisi para korban. “Ini baru akan kami terjunkan tim untuk ke sana.”

Baca:   Curi Start, Begini Cara Lulung Kampanye Anti Ahok Hingga Kedalam Rusun

Pesawat dengan Trigana dengan nomor registrasi PK-YRN bernomor penerbangan IL-257 lepas landas dari Bandara Sentani pukul 14.22 WIT. Pesawat berpenumpang 54 orang tersebut dijadwalkan mendarat di Bandara Oksibil pukul 15.04 WIT. Pesawat Trigana Air juga diberitakan membawa uang tunai Rp 6 miliar.