Rapih, Aksi Andy Bunuh Asisten Cantik Rian (Hayriantira) Sudah direncakan?

rian

Belakangan baru ketahuan bahwa asisiten cantik bernama Hayriantira 37 tahun (Rian) ternyata tewas dibunuh oleh kekasihnya. Sang pelaku bernama Andy Wahyudi (38) boleh dibilang sangat rapih dalam melakukan aksinya. Terbukti, korban baru bisa ditemukan setelah kurang lebih 9 bulan hilang, yaitu sejak Oktober 2014. Apakah pelaku sudah merencanakan aksinya?

Andy membunuh Rian sekitar akhir Oktober 2014 lalu di hotel Cipaganti, Cipanas, Garut, Jawa Barat. Keduanya menginap bersama setelah mencari jaket kulit. Dipicu oleh permasalahan kejantanan, Andy pun menghabisi nyawa ibu dua anak tersebut. Menurut keterangan polisi, Andy membunuh Rian dengan cara membekapnya lalu menaruh jenazah di bak mandi air panas. Tubuh Rian kulitnya sampai terkelupas karena air panas tadi.

Baca:   Sadis! Kasus Mirip Eno Kembali Menimpa Cewek Manado, Tusuk Kemaluan Dengan Kayu

Setelah membunuh, Andy melucuti pakaian Rian hingga tanpa busana. Semua identitas Rian dibawa, termasuk ponselnya. Tak ada apa-apa di kamar hotel yang bisa merujuk siapa wanita yang tewas di hotel tersebut. Polisi akhirnya membawa Rian ke rumah sakit untuk diautopsi dan diperiksa sidik jari.

Masih berdasarkan keterangan polisi, tak ada petunjuk di resepsionis hotel. Mereka membooking kamar tanpa meninggalkan identitas. Ada sebuah rekaman CCTV yang sempat memperlihatkan mobil yang dikendarai keduanya, yakni Honda Mobilio B 1277 EOA. Namun setelah pembunuhan, Andy rupanya mengganti pelat nomornya dengan pelat asal Banten. Entah dari mana pelat nomor palsu tersebut, namun berhasil menyulitkan upaya penelusuran polisi.

Baca:   Hayriantira (Rian) Sekretaris Dirut XL Tewas Dibunuh Kekasihnya

“Pas diambil di CCTV hotel, pelat nomernya berpelat A. Padahal pelat asliya kan B,” kata Kapolres Garut AKBP Arief Rachman, dikutip dari Detik, Kamis 6 Agustus 2015.

“Kita cek pelat nomor itu memang tidak terdaftar,” sambungnya.

Setelah itu, polisi fokus untuk mengidentifikasi mayat. Lewat database sidik jari, polisi berusaha menelusuri mayat misterius tersebut, namun tak berhasil. Dari hasil autopsi, muncul kesimpulan sementara bahwa Rian tewas karena kehabisan nafas dan kekerasan. Tak kunjung mendapat informasi jelas, jenazah Rian akhirnya dimakamkan. “Kita makamkan di pemakaman dekat rumah sakit bersama jenazah yang tidak dikenali lainnya. Sesuai SOP,” tambah Arief.

Baca:   Sadis, Ayah Bunuh Anak Kandung Lalu Keluarkan Otak Dari Kepalanya

Dengan semua aksi Andy menutupi jejak seperti di atas, apakah mungkin pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya? AKBP Arief belum mau berspekulasi. “Soal pembunuhan berencana itu belum bisa dipastikan. Kita harus melakukan penyelidikan dulu. Nanti kita kerja sama dengan Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Kasus Rian ini memunculkan dua masalah bagi Andy. Pertama, pembunuhan yang terjadi pada 31 Oktober lalu. Kedua, kasus pemalsuan tanda tangan Rian untuk mengambil BPKB di showroom mobil. Bukan tidak mungkin, Andy akan menghadapi hukuman penjara untuk waktu yang cukup lama.

loading...