Saat Bulan Puasa, Suhu di Arab Saudi Bisa Capai 65 Derajat Celsius

suhu-panas

Saat India sedang dilanda gelombang panas yang mencapai 50 derajat celsius. Ribuan orang menjadi korban akibat gelombang panas tersebut. Bahkan jalan-jalan aspal di India pun meleleh karena suhu panas yang terlalu tinggi. Dengan suhu 50 derajat celsius sudah menelan ribuan korban, bagaimana jika mencapai 65 derajat celsius? Tidak terbayangkan bukan!

Tapi suhu sepanas itu tidak akan terjadi di India, tapi akan melanda Arab Saudi sepanjang bulan puasa. Demikian menurut perkiraan seorang pakar cuaca Arab Saudi, dikutip dari Kompas.com, Senin 1 Juni 2015. Abdul Rahman Mohammed Al-Ghamdi mengatakan, suhu udara di tempat-tempat “teduh” bisa mencapai 50 derajat celsius, sementara di tempat terbuka bisa mencapai 65 derajat celsius.

Baca:   Terungkap, Pelaku Bom Bunuh Diri Dekat Masjid Nabawi Orang Arab Saudi

Jika perkiraan ini menjadi kenyataan maka suhu udara di Arab Saudi akan melampaui suhu terpanas yang pernah tercatat hingga saat ini, yaitu 56,7 derajat celsius di Lembah Kematian, California, pada 1913. “Musim panas akan terjadi di belahan Bumi utara mulai 21 Juni saat posisi matahari tegak lurus di atas (rasi bintang) Cancer sehingga akan membuat banyak wilayah Saudi sangat panas,” ujar Al-Ghamdi.

Al-Ghamdi menambahkan, suhu panas ini akan dibarengi tekanan angin panas dan lembab dari India, yang akan menambah tinggi suhu di negeri kaya minyak tersebut. Al-Ghamdi melanjutkan, faktor lain yang juga akan berkontribusi untuk semakin meningkatkan suhu di kerajaan itu adalah emisi karbon dari industri dan kendaraan bermotor. Baca juga [Pangeran Arab Saudi Janjikan 100 Mobil Mewah kepada Pilot Pembom Yaman]

Baca:   Suhu Mencapai 50 Derajat Celsius, Ribuan Orang Tewas di India

Saat ini, India tengah menderita akibat terjangan gelombang udara panas yang terjadi hampir di seluruh wilayahnya. Hingga saat ini, korban tewas akibat hawa panas di India mencapai sedikitnya 2.000 orang.