Sadis! Guru tampar murid SD hingga sekarat

guru-tampar-murid

Belakangan ini kita banyak mendengar tenaga pendidik yang memperlakukan anak didiknya dengan kasar dan tak jarang berakhir trauma. Bukan mendidik muridnya agar jadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa, sang guru malah melakukan kekerasan fisik. Seperti yang dilakukan oleh seorang oknum guru SD ini yang menampar muridnya hingga sekarat.

Murid kelas 5 SD Inpres Naimata, Kota Kupang itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis akibat perlakuan kasar gurunya. Murid SD bernama Sandi (11) itu ditampar oleh guru honorer, Keitza Yamima, Kamis (22/10/2015). Sandi ditampar karena dinilai mengganggu konsentrasi Keitza saat mengajar di kelas.

Baca:   Misteri Status Facebook Terakhir Eno Sebelum Tewas 'Dicangkul'

Sandi yang ditemui wartawan di RS Bhayangkara mengatakan, dia ditampar saat keluar dari kelas untuk buang air kecil. Saat itu, gurunya menahan dan langsung menampar tiga kali hingga pingsan. Sandi kemudian dilarikan ke RS AU Eltari. Namun, Sandi dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala SD Inpres Naimata, Elmodam Fora membenarkan kejadian itu. Namun, Elmodam membantah jika guru Sandi ditampar tiga kali. Keitza hanya menampar satu kali karena mengganggu. “Bukan dipukul tiga kali, hanya satu kali. Anak itu (Sandi) memang sakit,” ujarnya, dikutip dari Pojoksatu.id.

Baca:   Heboh! Sopir Ini Berani Minta Polisi Tunjukkan Surat Resmi Razia

Menurut dia, Sandi merupakan salah satu murid yang sangat nakal dan susah diatur. Pihaknya sudah pernah memanggil orang tuanya ke sekolah terkait kenakalan anaknya yang susah diatur. Menurut Elmodam Fora, dirinya juga sudah memerintahkan guru honorer tersebut untuk menanggung seluruh biaya perawatan Sandi. Selain itu, ia juga meminta keluarga Sandi untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.

loading...