Samsung Galaxy S7 dirakit di Cikarang, Bekasi

Samsung-Galaxy-S7

Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge yang baru saja diluncurkan di Barcelona, Spanyol, ternyata keduanya di rakit di Cikarang, Jawa Barat. Informasi itu disampaikan oleh Director Marketing Mobile Samsung Indonesia Vebbyna Kaunang. “Iya benar, Galaxy S7 dirakit di pabrik kami di Cikarang,” kata Vebbyna kepada jurnalis KompasTekno, Fatimah Kartini, Rabu (24/2/2016) dini hari di Hamad International Airport, Doha.

Menurut Vebbyna, perakitan ponsel Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge yang dikerjakan di Cikarang itu sebagai bentuk kepatuhan Samsung terhadap aturan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. “Kita tidak pernah ada masalah dengan TKDN. Kami selalu ikuti pemerintah. Waktu ada aturan itu kami langsung bikin pabrik,” kata Vebbyna.

Baca:   Terungkap Harga Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge di Indonesia

“Apa pun yang ditetapkan pemerintah kami ikut, mau 30 persen atau berapa persentasenya akan kami turuti,” lanjutnya, dikutip dari Kompas Tekno. Ditambahkannya, membuka pabrik perakitan di sebuah negara merupakan bentul imbal balik Samsung, bukan hanya di Indonesia saja namun juga di beberapa negara lain. “Bikin pabrik kan juga berarti kami menambah lapangan pekerjaan,” pungkasnya.

Galaxy S7 dan S7 Edge resmi meluncur pada Minggu (21/2/2016) dalam sebuah acara sehari sebelum pelaksanaan acara tahunan Mobile World Congress 2016. Galaxy S7 dan S7 Edge memiliki spesifikasi yang hampir mirip hanya berbeda soal ukuran dan bentuk layar. Galaxy S7 memiliki bentang layar 5,1 inci, sedangkan S7 Edge layar 5,5 inci yang melengkung. Kedua smartphone tersebut dibekali Samsung dengan spesifikasi canggih, seperti prosesor Snapdragon 820, RAM 4GB, dan kamera 12 megapiksel dengan teknologi Dual Pixel.

Baca:   Saking Canggihnya, Kenikmatan Bercinta Dengan Robot Seks diklaim Melebihi Manusia

Yang menariknya Galaxy S7 dan S7 Edge adalah kembalinya slot ekspansi memori microSD dan fitur anti-air yang sempat dicabut dari Galaxy S6.