Samsung lebih memilih Vietnam, Mendag: Indonesia jangan menangis

samsung-PHK-karyawan

Produsen elektornik kelas kakap asa Korea Selatan, Samsung, akhirnya lebih memilih untuk menanamkan investasinya secara besar-besaran di Vietnam. Terkait dengan larinya investasi Samsung ke Vietnam dan tidak memilih Indonesia, Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong meminta Indonesia jangan bersedih dan menangis. Seperti diketahui bahwa Samsung kini memiliki pabrik handphone di Vietnam yang menjadi pusat produksi untuk semua handphone Samsung.

Menurut Tom, mengembangkan sektor jasa adalah yang terpenting untuk menghapus air mata akibat Samsung lebih memilih berinvestasi di Vietnam. “Makanya kita jangan iri kalau Samsung pilih Vietnam. Kita jangan nangis-nangis juga. Kita harus lompatin itu dengan main ke software yang lebih canggih,” jelas Tom dalam rapat kerja (raker) Kementerian Perdagangan di Hotel Borobudur, Jakarta, dikutip dari Okezone.com, Rabu (27/1/2016).

Tom menambahkan, saat ini peperangan ekonomi dan perdagangan di abad 21 lebih banyak pada sektor jasa. Namun, menurut Tom sektor jasa masih belum dapat perhatian cukup. “Satu aspek yang mulai saya angkat. Aspek jasa. Saya makin percaya bahwa peperangan ekonomi, itu banyak di jasa. Ini masih belum banyak perhatian yang cukup. Karena teknologi dan persaingan dan anjloknya komoditas, nilai barang murah,” kata Tom.

Tom pun mencontohkan, harga ipad yang dibelinya beberapa tahun lalu dibanderol USD700, namun pada 10 tahun ke depan, diperkirakan akan anjlok ke level USD70 dolar. “Ini ipad canggih saya, yang selalu saya bawa-bawa. Ini jangan kaget kalau harganya 10 tahun ke depan jadi USD70. Karena akan dibuat oleh robot,” tukasnya.

loading...