Sebut Ahok Cengeng, Menko Rizal Batalkan Reklamasi Diluar Rekomendasi?

Menko-Rizal

Terungkap sudah misteri keputusan Menko Kemaritiman Rizal Ramli membatalkan reklamasi Pulau G. Menko Rizal ternyata mengambil keputusan diluar rekomendasi yang sudah disepakati oleh komite gabungan yang di pimpinnya.

“Adapun hasil bahasan dan rekomendasi tim sudah ada, namun Pak Menko Maritim (Rizal) berpendapat lain di luar rekomendasi yang dipaparkan,” kata Kepala Bappeda DKI Jakarta Tutty Kusumawati kepada wartawan, dikutip dari JPNN, Jumat (15/7/2016).

Baca:   Pisah kamar dengan istri, Petrus Bakus stres dan mutilasi 2 anaknya?

Untuk diketahui, Komite Gabungan Reklamasi terdiri dari perwakilan Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Pemprov DKI. Tutty adalah salah satu pejabat yang mewakili Pemprov DKI dalam komite tersebut.

Tutty mengatakan, Komite Gabungan Reklamasi tidak pernah menyimpulkan ada pelanggaran berat di Pulau G. Karena itu, tidak ada rekomendasi pembatalan reklamasi. Menurutnya, istilah pelanggaran berat itu diutarakan oleh Rizal sendiri saat konferensi pers di Kemenko Kemaritiman beberapa waktu lalu.

Baca:   7 Tuntutan FPI Kepada Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta

“Pembahasan komite bersama yang dipaparkan tidak ada pernyataan pelanggaran berat. Pernyataan itu secara lisan saja dan data yang mendukung pernyataan lisan tersebut tidak kami peroleh,” ucap dia.

Untuk menjelaskan duduk perkara yang menimbulkan polemik antara Rizal Ramli dan Gubernur Basuki T Purnama ini, Tutty pun berkirim surat ke Presiden Joko Widodo. ‚ÄĚKami sudah kirimkan surat kepada Presiden untuk mengemukakan fakta-fakta yang telah dilakukan oleh para pihak,” pungkasnya.

loading...