Semakin Seru! Tri Rismaharini disebut akan menang di Pilkada DKI

Risma

Hingga saat ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum mengumumkan secara resmi siapa kadernya yang disiapkan untuk bertarung di Pilkada DKI 2017. Namun, partai berlambang kepala banteng itu menyatakan sudah mempersiapkan kader terbaiknya yang sudah penya pengalaman dalam memimpin suatu daerah. Kriteria pemimpin yang akan diusung oleh PDI-P yakni memiliki pengalaman dalam memimpin daerah.

Mencermati pernyataan tersebut, ada kemungkinan partai berlambang banteng moncong putih ini akan mengusung salah satu kader terbaiknya yang sudah terbukti dalam memimpin daerah, yaitu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Menurut Direktur Indonesia Public Policy Institute, Agung Suprio, Tri Rismaharini memiliki modal yang sangat cukup dan bagus untuk maju dalam pemilihan orang nomor satu di DKI Jakarta.

Baca:   Dituduh PDI-P terima mahar Rp 100 miliar dari Ahok, partai Nasdem berang

Agung mengatakan, sosok Risma sudah terbukti sebagai kepala daerah yang berhasil membawa daerah yang dipimpinnya yaitu Kota Surabaya, lebih maju dari sebelumnya. Selain itu, sosok Risma yang santun dan religius bisa menjadi modal lain untuk menjaring suara masyarakat. “Dia juga cukup populer. Jika PDIP mencalonkan Risma, maka itu pilihan yang tepat karena figur Risma mudah dikapitalisasi untuk menyedot suara warga Jakarta dan saya yakin warga Jakarta merindukan sosok cagub DKI seperti Risma,” katanya saat dihubungi Okezone, dikutip Senin (28/3/2016).

Menurut Agung, dengan kriteria yang cukup untuk menjaring suara, kans Risma sangat besar untuk memenangkan pesta demokrasi di Ibu Kota tersebut. “Ya, potensi Risma menang sangat besar,” ujar dia.

Baca:   Depresi, Nenek 65 Tahun Lompat Ke Kolam Yang Berisi 1000 Buaya

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristanto, usai menghadiri penutupan Rapat Kerja Daerah PDIP Provinsi Bali mengatakan, PDIP telah mempersiapkan calon yang akan dipertarungkan guna merebut kursi Jakarta Satu. Pihaknya menyatakan, PDIP telah memiliki konsep dan prosedur dalam menentukan calon yang akan diusung dalam pilkada nanti.

Salah satu kriteria yang telah ditetapkan, menurut Hasto, yaitu calon tersebut telah memiliki pengalaman dalam memimpin. Meski begitu, PDIP menampik jika dukungan akan ditujukan kepada petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hasto menambahkan, PDIP juga tetap menghormati keputusan Ahok yang memilih untuk bertarung dalam pesta demokrasi tersebut melalui jalur perseorangan atau independen.