Seskab Benarkan Ahok Berwenang Lakukan Reklamasi Teluk Jakarta

Pramono-Anung

Pada dasarnya, semua proyek reklamasi merupakan wewenang pemerintah pusat, demikian menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Namun, khusus untuk reklamasi Pantai Utara Jakarta, proyek reklamasi tersebut punya kekhususan. Melalui Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 52 Tahun 1995, lanjut Pram, pemerintah pusat telah mendelegasikan wewenang reklamasi Jakarta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Dalam Pasal 4 kepres itu, wewenang dan tanggung jawab reklamasi Pantura Jakarta itu berada pada Gubernur DKI Jakarta,” ujar Pramono di kantornya, dikutip Kompas.com, Rabu (6/4/2016). Artinya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memiliki wewenang untuk melaksanakan reklamasi pantai utara Jakarta. Lain halnya dengan reklamasi Bali. Reklamasi di sana merupakan wewenang pemerintah pusat. Sebabnya, reklamasi di Pulau Dewata itu diatur di dalam Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2008 sebagaimana dikeluarkan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca:   Di Razia Polisi, Cewek Bugil Lari Sampai-Sampai Tabrak Polisi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebelumnya menilai, dirinya punya wewenang untuk menerbitkan izin pelaksanaan reklamasi. Dia menganggap Gubernur DKI sudah diberi delegasi dari pemerintah pusat. Namun, Ahok, sapaan Basuki, enggan untuk merinci pendelegasian yang dia maksud. Dia justru meminta para awak media mengonfirmasi hal itu langsung ke pemerintah pusat.

Baca:   Terlalu Percaya Diri, Djarot: Siapapun Yang diusung PDI-P Pasti Menang di Pilgub DKI 2017

“Delegasinya itu ada, kamu tanya deh sama mereka. Ada pasalnya, kok. Jangan aku yang ngomong. Wawancara Setneg, Seskab saja deh,” ujar Ahok di Balai Kota, Rabu ini.

loading...