Soal Izin Reklamasi, KPK Bakal Panggil Foke

Fauzi Bowo_Foke

Mantan gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tidak menutup kemungkinan untuk dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemanggilan Foke terkait dengan penerbitan izin kepada sejumlah perusahaan dalam proyek reklamasi Teluk Jakarta yang kini justru berujung menyebabkan terjadinya kasus suap Mohammad Sanusi.

“Bisa saja (pemanggilan Foke), kemungkinan selalu terbuka,”ujar Plh Kabiro Humas KPK, Yuyuk Andriati, Jumat (24/06/2016). Yuyuk menambahkan, pemanggilan Foke belum dilakukan dalam waktu dekat. Kendati demikian, seiring proses pengusutan kasus suap pembahasan Reperda Reklamasi dilakukan, KPK membuka peluang untuk memanggil Foke.

Baca:   Ahok: Dia tuh enggak ngerti, wagub ngomongnya tuh kadang-kadang...

“Belum kalau sekarang, tapi kalau memang ada pengembangan kasus bisa saja,” ujar Yuyuk Andriati, dikutip dari Rimanews.com, Sabtu (25/6/2016). Sebelumnya dalam pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beberapa waktu lalu, mengatakan jika proyek reklamasi dinyatakan bermasalah artinya hal itu sudah terjadi sejak masa kepemimpinan DKI di bawah kekuasaan Gubernur Fauzi Bowo (Foke).

Ahok pun mengakui bahwa regulasi awal pemberian izin prinsip reklamasi sudah diteken Foke untuk 14 pulau reklamasi. “Iya sudah dari zaman Foke,” ujar Ahok dikonfirmasi usai diperiksa KPK terkait korupsi reklamasi, Selasa (10/05/2016).

Baca:   Kritik KPK Soal Sumber Waras, Fadli Zon dinilai Bodohi Publik

Sementara, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus suap terkait reklamasi. Ketiganya yakni, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan karyawan PT Agung Podomoro Trinanda Prihantoro.