Soal penggusuran Kalijodo, Ahmad Dhani dukung Ahok

Ahmad-Dhani

Pemprov DKI Jakarta akan melakukan alih fungsi lahan ke peruntukannya. Setelah Kampung Pulo, Ahok selaku gubernur DKI akan melanjutkan untuk menggusur warga yang tianggal di pinggir kali, yakni di Kalijodo. Namun, rencana tersebut mendapat banyak tantangan, terutama dari warga Kalijodo sendiri. Mereka tidak mau pindah karena menganggap bahwa mereka sudah tinggal lama di Kalijodo.

Baca:   Cerita Tragis Bocah 15 Tahun Gorok Adiknya di Ciledug Karena Perintah Jin Botak

Ahmad Dhani selaku bakal calon gubernur DKI, mengaku mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengembalikan kawasan Kalijodo menjadi ruang terbuka hijau. Meski begitu, dia mengaku bukan mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. “Saya bukannya pro-Ahok, tetapi saya pro-peraturannya. Peraturannya kan memang ini jalur hijau dan Jakarta butuh jalur hijau, ya kita harus dukung,” kata Dhani di Kalijodo, Jakarta Utara, Senin (15/2/2016).

Baca:   Nepal diguncang Gempa 7,9 SR, 449 Orang Tewas

Meski begitu, dia meminta agar Pemprov DKI menertibkan Kalijodo dengan damai. Aparat tidak gegabah dan bertindak anarkistis. Sebab, kata Dhani, warga sudah menempati lahan tinggalnya selama beberapa tahun. Karena itu, secara hukum, mereka sah atas kepemilikan tempat tersebut.

“Secara hukum pun kalau tanah dikuasai beberapa tahun, bisa pemilik yang nguasain, cuma warga kan enggak ngerti hukum,” kata dia, dikutip Kompas. Dhani pun menyampaikan bahwa sebagai Dewan Pembina Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI, pihaknya akan menyiapkan pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebanyak 200 sampai 1.000 personel untuk membentuk pengamanan penertiban Kalijodo nantinya.

loading...