Sopir Bus Malam Berpenampilan Preman Ini ‘Tipu’ Banyak Orang

preman baik hati

Terkadang penampilan bisa menipu siapapun. Ya, karena banyak orang menilai orang lain hanya dari luarnya saja tanpa tahu apa dibalik penampilan orang tersebut. Dan hal itu yang dialami oleh Alan, pria asal Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat yang memiliki penampilan sangar. Namun, pria yang berprofesi sebagai sopir bus malam itu punya hati yang sangat mulia.

Meskipun tampangnya yang sangar dan menakutkan, ternyata itu semua bertolak belakang dengan apa yang sudah dia berikan kepada orang-orang di desanya. Pria tersebut ternyata berjasa mendirikan sekolah gratis pada anak-anak di desanya yang dianggapnya kurang mendapat pendidikan yang layak. Hal ini dilakukannya atas dasar pengalamannya saat menyetir busnya dari Bima menuju Jakarta.

Baca:   Kepribadian Anda Bisa Ketahuan Dengan Melihat Gambar Ini, Anda Mau Tahu?

Dimana saat itu, pria yang juga akrab dipanggil ‘Alan’ tersebut melihat kesenjangan yang dalam antara pendidikan di Bima dan Jakarta. Selama 2 dekade terakhir, pria yang berumur 42 tahun tersebut menorehkan tinta emas bagi desanya dengan menyisihkan sebagian hartanya untuk mendirikian TK dan Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum gratis di kampungnya dari hasil pekerjaannya tersebut.

Hal tersebut dia lakukan selama sekitar 20 tahun, menggunakan dana murni dari kantongnya sendiri yang didapatkan dari pekerjaannya sebagai supir bus malam, seperti dilansir dari Merdeka.com, Kamis 12 Juni 2015. Baca juga [Usai Wisuda, Hijaber Cantik Ini Tiba-Tiba Meninggal Dunia]

Baca:   Hebat! Wanita 96 Ini Jadi Guru Yoga Tertua di Dunia

Walhasil tersebut, supir bus AKAP tersebut membuat banyak anak-anak yang tidak mampu bersekolah jadi terdidik. Selain itu, warga setempat juga merasa Alan telah berjasa dalam mendirikan sekolah yang hari ini sendiri telah berisi lebih dari 100 orang murid dan belasan staf. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan penghargaan di Kick Andy Heroes 2015 Metro TV tahun ini.

Alan sendiri berkata bahwa dirinya juga berkeinginan untuk mendirikan perguruan tinggi bagi warga sekitar desanya. Nah, mula sekarang, sebaiknya jangan menilai orang dari penampilannya saja karena bisa jadi kamu akan ‘tertipu’.