Sopir Uber bawa penumpang keliling kota hingga bayar Rp 1,9 juta

uber

Hendak pulang ke rumah, seorang penumpang di London, Inggris sampai mengeluarkan 102 poundsterling atau setara Rp 1,97 juta saat menumpang Uber. Padahal, jarak dari titik awal penjemputan ke rumah korban hanya sekitar 6 kilometer. Untuk jarak sedekat itu, ia biasanya hanya membayar 15 poundsterling atau sekitar Rp 290.000.

Setelah ditelisik, ternyata sang sopir berbuat curang. Si penumpang dibawa keliling kota terlebih dahulu sebelum diantar ke rumah. Jarak tempuhnya mencapai 32 kilometer atau lebih dari lima kali jarak tempuh seharusnya. Penipuan ini terjadi karena ada kesempatan. Sang sopir memanfaatkan kondisi si penumpang yang memesan Uber dalam keadaan setengah mabuk.

Baca:   3 Bahaya Meletakkan Handphone diatas Tempat Tidur

Si penumpang yang tak berdaya kemudian terlelap dan baru benar-benar sadar keesokan paginya. Pasca-mengecek kredit pembayaran Uber, ia terbelalak dan berang karena merasa ditipu. Buru-buru ia membagi screenshot rute perjalanannya ke Twitter. Kicauan itu kemudian ramai diperbincangkan. Uber pun bersedia bertanggung jawab.

Sebagaimana dilaporkan BGR dan dihimpun dari KompasTekno, Minggu (3/4/2016), layanan transportasi berbasis aplikasi tersebut mengembalikan duit si penumpang yang sebelumnya telah dipotong via kredit. Uber juga mengatakan bakal menginvestigasi dan menindaklanjuti sopir-sopir tak bertanggung jawab.

Baca:   Seperti Ini Payung Khusus Jemaah Haji Yang Super Canggi da Adem, Kamu Mau Tahu?

Kejadian seperti ini sebenarnya bukanlah yang pertama. Sebulan lalu, peristiwa serupa dialami penumpang Uber di Washington DC, AS. Si penumpang tertidur dan harus bayar 171 dollar AS atau setara Rp 2,2 juta untuk jarak tempuh 114 kilometer. Padahal, jarak tempuh ke rumahnya tak sampai dua kilometer.