Suami bawa bom, Anggota DPR cantik ini tewas saat bercinta dalam mobil

Oksana-Bobrovskaya
Seorang wanita cantik sekaligus anggota DPR yang terkenal terkenal glamor di Rusia, Oksana Bobrovskaya yang berumur 30 tahun bersama suaminya, Nikita Bobrovsky, tewas saat mereka bercinta dalam mobil yang meledak. Bukti forensik polisi menyatakan bahwa Oksana dan suaminya sedang melakukan adegan suami istri ketika bom yang dibawa suaminya meledak dan menghancurkan mobil.

Pasangan itu ditemukan tewas di kursi belakang mobil Toyota RAV4. Sumber polisi mengatakan, pasangan itu mengalami masalah, di mana salah satu menuduh pasangannya berselingkuh dengan orang kaya. “Nikita memegang semacam granat atau sepotong TNT,” bunyi laporan kepolisian setempat. Saksi mata yang datang ke lokasi ledakan mengatakan pasangan berdua di kursi belakang mobil Toyota RAV4 warna putih.

Semua jendela kecuali kaca depan pecah keluar. Ketika dua jenazah dikeluarkan dari mobil, baik sang politisi maupun suaminya dalam kondisi setengah telanjang. Pasangan itu memiliki seorang putri empat tahun yang kini jadi yatim piatu akibat tragedi itu. Oksana merupakan anggota DPR wilayah Novosibirsk, Siberia. Dia merupakan politikus partai Persatuan Rusia, partai pendukung Presiden Vladimir Putin.

Wali kota setempat, Anatoly Lokot, mengatakan kematiannya karena masalah keluarga. “Ini bukan aksi teroris,” katanya, dikutip dari Sindonews.com. Saksi mata, Evgenia Romanova, yang apartemen yang menghadap ke lokasi kejadian, mengatakan: “Saya melihat keluar dari jendela dan melihat semua pembantaian ini.”

“Itu adalah sesuatu yang mengerikan, Anda dan siapa pun tidak ingin melihat itu. Tidak ada kepala, kaca berlumuran darah, mimpi buruk,” katanya. Saksi lain mengatakan, wajah politisi perempuan itu hampir tidak terlihat akibat ledakan. Suami Oksana, yang berusia 30-an tahun diketahui merupakan mantan perwira layanan khusus militer Rusia. Tapi dia telah keluar dari pekerjaan dan menjadi masalah dalam keluarga mereka, karena hanya salah satu yang mencari nafkah.

Sumber polisi seperti dikutip LifeNews, kemarin, mengutip laporan forensik, membenarkan bahwa pasangan itu melakukan hubungan badan sebelum ledakan terjadi. “Agaknya selama konflik sengit dia mulai memaksanya untuk melakukan tugas suami-istrinya dengan ancaman dan menunjukkan padanya bahan peledak,” kata sumber itu menyebutkan.

loading...