• 4
    0

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akhirnya buka-bukaan soal sumber dana yang digunakan untuk menertibkan Kalijodo beberapa waktu lalu. Ahok mengatakan bahwa pendanaan bagi personel TNI/Polri yang membantu pelaksanaan penertiban berasal dari APBD DKI Jakarta. “Jadi, penggusuran itu dana dari kami, Rp 250.000 (tiap personel) yang membantu. APBD,” kata Ahok di Balai Kota, Kamis (12/5/2016). ...
  • 8
    0

    Wajah Daeng Aziz dalam beberapa hari terakhir tidak pernah lagi terlihat. Pria asal Makassar yang disebut-sebut sebagai pentolan Kalijodo itu tidak lagi terlihat didepan publik seperti saat awal-awal rencana Kalijodo akan digusur oleh Pemprov DKI Jakarta. Saat kafenya diubrak-abrik aparat keamanan dalam operasi pemberantasan penyakit masyarakat yang digelar pada Sabtu (20/2/2016), Azis sama sekali tak ...
  • 4
    0

    Pengacara Kalijodo, Razman Arif Nasution, menuding polisi dan Brimob yang berjaga di Kafe Intan milik Daeng Aziz mengambil menuman dari Kafe tersebut untuk diminum sendiri. Polda Metro Jaya pun membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa tidak ada anggotanya yang mengambil minuman dari Kafe milik Aziz. Polisi memang memangmabil minuman dari Kafe Daeng Aziz, namun itu ...
  • 6
    0

    Tepat pada hari ini tanggal 20 February 2016, lokalisasi Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, ditertibkan. Ribuan aparat Polda Metro Jaya dan ratusan anggota Satpol PP dikerahkan untuk membersihkan lokalisasi tersebut. Sejumlah minuman keras hingga kondom ditemukan di kafe dan juga gudang. Apel itu digelar pada pagi dini hari, yakni jam 04.00 WIB pada 20/2/2016. Selain Polisi, ...
  • 2
    0

    Haji Lulung kembali berkomentar terkait rencana Ahok untuk merelokasi warga Kalijodo. Wakil DPRD DKI itu mengaku mendukung rencana penertiban kawasan Kalijodo. Namun, Lulung meminta kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku Gubernur DKI agar dalam penertiban tersebut tidak menggunakan cara-cara kekerasan “Kita sepakat dululah masalah penertiban. Jangan tidak sepakat, tetapi dikedepankan masalah pendekatan, jangan menggunakan otoriter ...