Tanpa sebagian batok kepala, bayi ini sanggup patahkan ramalan dokter

Jaxon-Buell

Lahir dengan batok kepala hilang sebagian, umur Jaxon Buell diramalkan dokter tidak akan sanggup hidup lama. Namun, karena kasih sayang dari kedua orang tuanya, bayi pasangan Brandon Buell dan Brittany Buell itu, baru saja merayakan ulang tahunnya yang pertama pada bulan Agustus 2015 lalu. “Saat pertama kali memantau perkembangannya melalui USG, dokter memberi kami pilihan, merawatnya atau melakukan aborsi. Karena ada masalah yang tidak diketahui,” ungkap Brandon seperti dikutip CNN.

Dokter tidak memberitahu secara persis apa yang salah dari kondisi kandungan Brittany. Saat itu, pasangan tersebut menanyakan, apakah Jaxon kesakitan atau menderita? Lalu, apakah ada risiko tambahan bagi Brittany selama masa kehamilan atau berpotensi fatal saat akan melahirkan nanti? Dokter menjawab “Tidak” untuk kedua pertanyaan tersebut. “Maka tidak pernah sedikit pun ada dipikiran untuk melakukan aborsi,” kenang Brandon, dilansir dari Kompas.com.

Tanggal 27 Agustus 2014, Jaxon pun lahir dengan normal. Kondisinya sehat. Namun, bagian kepalanya hanya terlihat separuh dari bayi normal. Dokter mendiagnosa Jaxon mengalami microhydranencephaly atau malformasi otak parah. “Dokter bilang, usianya hanya beberapa minggu, dan tidak ada obat yang bisa menyembuhkan,” beber Brandon.

Baca:   Hamil 8 Bulan Namun Perut Wanita Ini Tetap Six Pack (Rata)

Meski demikian, Brandon dan Brittany memilih untuk merawat anaknya meski terlahir dalam kondisi cacat. Pertimbangannya, tidak ada penderitaan terhadap sang ibu selama mengandung, serta Jaxon tetap mampu hidup di luar rahim meski kondisi kepala dan otaknya tidak lengkap. “Itu adalah satu-satunya pilihan kami. Kami memiliki keyakinan bahwa kami akan menjaga kandungan hingga dia lahir,” tegasnya.

Sebuah halaman Facebook dukungan terhadap Jaxon berjudul “Jaxon Strong”, telah mendapat 200.000 “like”. Halaman GoFundMe, Jason telah menerima sumbangan hampir 100 ribu dollar AS untuk biaya pengeluaran bulanan keluarga, termasuk tagihan perawatan medis Jaxon. Pasalnya, Jaxon tidak bisa makan sendiri dan bergantung pada tabung makan untuk nutrisi. Namun, menurut Brandon, itu satu-satunya perbedaan antara anaknya dengan kebanyakan anak-anak lainnya.

Baca:   Hebat! Tanpa diet, wanita ini bisa turunkan berat badan hingga 110 kilogram

Saat ini, usianya 13 bulan dengan berat lebih dari 12 pon (sekitara 6 kilogram). Brandon meyakini, anaknya tidak mengalami penderitaan apa pun. Bahkan, Jaxon berkembang seperti bayi normal dalam banyak cara. “Bagaimana dia menangis, dia pergi ke kamar mandi, bagaimana dia ingin popok kotornya segera diganti. Jaxon hampir sempurna,” tutur Brandon bangga.

Kedua orangtuanya tahu Jaxon akan membutuhkan keajaiban terkait masa depannya. Berkat keyakinan dan kasih sayang kedua orantuanya, Jaxon masih tetap bertahan hidup dan sehat hingga sat ini. “Hari ini di mana dia tidak menunjukkan tanda-tanda dia akan pergi kemana pun. Dia begitu dicintai, memiliki mata yang berbinar, mampu menyadari banyak hal, sangat waspada,” kata Brandon.