Tarif Makan Dengan Ahok: Menengah Atas Rp 50 Juta, Menengah Bawah Rp 50 Ribu

Ahok-Basuki-TP

Untuk Pilkada DKI 2017 mendatang, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menginginkan model kampanye yang mirip dengan ‘Teman Ahok Fair’. Tujuannya, biar warga yang membiayai kebutuhan calon pemimpinnya agar bisa memenangkan pilkada dan juga terhindar dari korupsi nantinya jika terpilih lagi jadi gubernur.

Untuk itu, Ahok punya rencana untuk menggelar acara makan siang berbayar dengan pendukungnya. “Kelas menengah mungkin yang mau makan dengan saya satu kursinya bayar Rp 50 juta,” ujar Ahok di Gudang Sarinah, Pancoran, dikutip dari Kompas.com, Senin (30/5/2016). Dia juga sudah memikirkan tarif makan bersama untuk warga kelas menengah ke bawah. Nantinya, kata Ahok, tarif untuk mereka hanya Rp 500.000 satu meja. Satu meja bisa diisi oleh 10 orang sehingga mereka hanya membayar Rp 50.000.

Baca:   Cawagub Ahok, Heru Budi Mundur di Pilkada DKI 2017?

“Tapi mejanya lebih banyak jadi nanti saya pindah-pindah (meja),” ujar Ahok. Selain membuat acara makan bersama, Ahok juga ingin sering membuat festival seperti Teman Ahok Fair. Ahok mengatakan kegiatan kampanye yang minim pengeluaran seperti ini sudah dia terapkan saat mencalonkan diri sebagai wakil gubernur bersama Joko Widodo pada Pilkada DKI 2012.

Baca:   Usai mutilasi 2 anaknya, Brigadir Petrus Bakus mengaku ingin masuk Islam

Ketika itu, kata Ahok, dia dan Jokowi hanya bermodalkan kartu nama dan blusukan. “Nah tahun ini saya melangkah lebih berani. Kamu kumpul tapi beli tiket. Sekarang kita selangkah lebih maju,” ujar Ahok.

loading...