Temukan Bukti Menarik Soal RS Sumber Waras, KPK Tetapkan Ahok Tersangka?

Ahok-Basuki

Terkait dengan kasus Sumber Waras yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, KPK menyebut bahwa ada perkembangan menarik soal kasus tersebut. Bukti baru tersebut akan diumukan oleh KPK dalam waktu dekat yang diperoleh jajarannya yang berkaitan erat dengan kasus RS Sumber Waras yang hingga kini kasusnya belum selesai.

“Ada perkembangan menarik lah gitu,” ujar Agus di Pusdiklat BPK, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2016). Dia mengaku, perkembangan baru tersebut, KPK dapatkan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Namun, dari bukti baru tersebut belum mengarah untuk adanya penetapan tersangka.

Baca:   Awal Cerita Perseteruan Ahok dan Tri Rismaharini, Siapa yang Untung?

“Dari BPK, dan belum sampai ke situ (penetapan tersangka kasus RS Sumber Waras),” tukas dia, dikutip dari Okezone, Kamis (2/6/2016). Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD melaporkan Gubernur DKI Jakarta Ahok ke KPK soal kasus RS Sumber Waras. Laporan tersebut merujuk pada paparan anggota BPK beberapa yang menemukan penyelewengan pembelian lahan untuk pembangunan rumah sakit seluas 3,7 hektar.

BPK menemukan perbedaan harga NJOP pada lahan di sekitar RS Sumber Waras yakni di Jalan Tomang Raya dengan lahan rumah sakit itu di Jalan Kyai Tapa. BPK menaksir kerugian negara mencapai Rp191 miliar. Dalam laporannya, BPK meminta Ahok untuk membatalkan pembelian. Ahok juga direkomendasikan meminta pertanggungjawaban Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) agar menyerahkan lokasi fisik tanah di Jalan Kyai Tapa.

Baca:   Video Mesum Ulama dan 2 PNS Hebohkan Puncak

Tak mengindahkan rekomendasi tersebut, Ahok justru membeli lahan RS Sumber Waras. Dan ujung-ujungnya, Ahok justru dituduh banyak pihak terlibat kasus korupsi, terutama karena menggunakan NJOP yang berbeda dengan NJOP yang digunakan oleh BPK saat melakukan audit.