Terkait Ruang Terbuka Hijau, Ahok akan bongkar istana, jika…

Basuki alias Ahok

Semakin makin mendekati Pilkada DKI 2017, jumlah ‘serangan’ terhadap Ahok semakin banyak saja. Ahok pun tidak gentar dengan serangan lawan yang ingin menjatuhkan dirinya. Bahkan Basuki Tjahaja Purnama mengatakan tidak akan segan-segan menegakkan aturan, meskipun harus berhadapan dengan istana sekalipun. Aturan yang dimaksud Ahok adalah mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di DKI Jakarta.

Ahok sempat marah, setelah dituding bahwa rumahnya menyalahi aturan RTH. “Kalau orang bilang rumah saya menyalahi RTH, RTH yang mana? Jangan suka fitnah. Kalau istana menyalahi RTH juga saya bongkar,” kata Ahok ketika ditemui di kawasan Cipinang Utara, Jakarta Timur, dikutip dari Pojoksatu.id, Kamis (30/3/2016).

Baca:   Dinkes DKI Mentahkan Temuan BPK Soal Pembelian Lahan Sumber Waras

Ahok sendiri yakin kalau rumahnya telah sesuai dengan aturan tata ruang yang diteken saat Presiden Indonesia ke-2 Soeharto menjabat. “Itu sudah diselesaikan zaman Pak Harto tahun 1992,” katanya. Adapun aturan yang diperdebatkan oleh sejumlah pihak terkait tata ruang yakni Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang. Ahok menilai aturan tersebut dibuat justru setelah kawasan rumahnya di Pantai Indah Kapuk telah rampung dibangun.

Baca:   Awal Cerita Perseteruan Ahok dan Tri Rismaharini, Siapa yang Untung?

“Kalau tidak benar, jangan fitnah,” katanya. Sebelumnya, Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Nirwono Joga berpendapat kawasan tempat tinggal Gubernur Ahok di perumahan Pantai Mutiara Indah Pluit, Jakarta Utara, termasuk wilayah yang seharusnya ikut digusur karena termasuk dalam ruang terbuka hijau.