Terungkap, Selama Ini ISIS Kerjasama Dengan Suriah dan Rusia?

ISIS

Selama ini ISIS diduga terkait dengan Amerika Serikat. Namun, sebuah dokumen rahasia yang diungkapkan oleh pembelot ISIS menunjukkan bahwa ternyata selama ini kelompok bersenjata itu bekerja sama dengan pemerintah Suriah dan Rusia. Bocoran informasi ini didapat Sky News, dikutip dari Rimanews.com, Rabu (4/5/2016).

Sebuah surat mengkonfirmasi hasil temuan selama menyelidiki 22 ribu dokumen ISIS yang diserahkan kepada mereka Maret lalu. Salah satu informasi yang terdapat dalam dokumen tersebut adalah tentang Palmyra. ISIS ternyata mengembalikan Palmyra kepada pasukan pemerintah sebagai bagian dari serangkaian kesepakatan kerja sama yang terjalin antara keduanya selama bertahun-tahun, bukan karena kalah dalam pertempuran seperti yang digembar-gemborkan selama ini.

Baca:   Cium Istri Orang Saat Sedang Tidur, Pencuri Ini Tertangkap

Perjanjian lainnya termasuk soal hubungan dagang yang terjalin antara ISIS dan pemerintah Suriah, terutama soal minyak. Dan, yang lebih mengejutkan, rezim Bashar al-Assad ternyata selalu memberitahu militan ISIS sebelum melancarkan serangan agar mereka dapat menyelamatkan diri.

Menurut salah seorang pembelot, serangkaian perjanjian ini tidak hanya melibatkan ISIS dan pemerintah Suriah saja, tapi juga angkatan udara Rusia.

Baca:   Ngeri! Tidur Setiap Malam Dengan Ular, Wanita Ini Nyaris Jadi Santapan Piton
loading...