Tidak Ada Dua Alat Bukti Ini, KPK Tidak Bisa Tetapkan Ahok Sebagai Tersangka Korupsi

Ahok

Sampai detik ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa menetapkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dugaan korupsi pembelian RS Sumber Waras. Karena hingga saat ini KPK belum menemukan 2 alat bukti, maka KPK tidak bisa meningkatkan status Ahok menjadi tersangka. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan membantah tudingan bahwa dirinya melindungi Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dalam kasus RS Sumber Waras dan Raperda Reklamasi.

Baca:   Datang di Sidang Jessica, Roy Suryo Berdiri Lalu Tunjuk-Tunjuk Hakim, Ada Apa?

Terkait dua kasus tersebut, Basaria menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan KPK dalam proses penyidikan, pertama yakni menerima laporan dari masyarakat. Kemudian, direktorat pengaduan masyarakat menentukan apakah aduan tersebut terdapat tindak pidana korupsi atau tidak. Dia menuturkan bahwa belum ada dua alat bukti yang dapat menjerat Ahok untuk kedua kasus tersebut. “Sepanjang 2 alat bukti belum ditemukan kita tidak punya kewenangan untuk meningkatkan penyidikan kasus apapun itu,” kata Basaria di Gedung DPR, Selasa (7/6/2016).

Baca:   Video Habib Rizieq Yang Juga Pernah Singgung Ulama Yang Tipu Pakai Ayat Alquran

Dia menambahkan, hingga kini penyidik KPK belum bisa menetapkan Ahok sebagai tersangka. “Ya penyedik belum menemukan dua alat bukti tersebut,” tandasnya, dikutip dari Rimanews.com, Rabu (8/6/2016). Mengenai kasus pembelian lahan RS Sumber Waras, Basaria mengatakan penyidik hingga sekarang masih mengupayakan pengembangan-pengembangan sampai ditemukan dua alat bukti untuk menetapkan tersangka.

“Kita serahkan ke penyidik aja sampai sekarang mereka masih mengusahakan mengadakan lidik dan masih mengadakan pengembangan pengembangan sampai ditemukan nanti dua alat bukti baru akan ditingkatkan ke penyidikan tapi sampai saat ini belum,” tandasnya.

loading...