Tidak Mampu Bayar Mas Kawin, Wanita Ini Terpaksa Kehilangan Hidungnya, Bagaimana Bisa?

wanita-india-kehilangan-hidung

Sungguh pahit perjalanan seorang wanita di India setelah suaminya diduga melakukan kekerasan terhadapnya dengan memotong hidung mancungnya. Peristiwa memilukan ini tejadi karena keluarganya tidak mampu membayar mas kawin pernikahan. Perempuan yang bernama Kamlesh Rathore, 25, dari Utter Pradesh, India utara tak menyangka nasib malang ini akan menimoa dirinya.

Peristiwa itu berawal saat sang suami menyerangnya. Suaminya Sanjeev Rathore menuntut mahar perkawinan sebesar £ 550 atau sekitar Rp 9,534,682 karena mereka berdua telah bertunangan sejak 8 tahun lalu. Tak seperti pada budaya lain dimana mempelai pria yang menyerahkan mas kawin kepada mempelai wanita. Di India sebaliknya.

Baca:   Geger! Mayor Polisi Tiba-Tiba Bangkit Saat Hendak Dikuburkan, Hal Ini Yang Terjadi Selanjutnya

Mas kawin yang biasanya berupa uang uang tunai, perhiasan atau tanah diberikan oleh keluarga pengantin wanita kepada pengantin pria sebagai syarat pernikahan. Menurut Kamlesh sebelum melakukan penyerangan ini, suaminya telah mengganggunya dengan minta uang setiap hari. “Dia terus-menerus menuntut uang mahar,” katanya. Karena kesal, suami memotong hidung istrinya yang menyebabkan ia cacat seumur hidup.

“Saya berulang kali mengatakan kepadanya, ayah saya sangat miskin dan tidak mampu membayar sejumlah uang yang ditetapkan. Namun dia tak pernah mendengarkan. Dia selalu mengancam akan memotong hidung saya. Ia juga sering memukuli saya selama bertahun-tahun memakai ikat pinggang, sandal dan tongkat.

Baca:   Sibuk Main Handphone, Kaki Gadis Remaja Ini Terjepit Jeruji Trotoar

Menurut Kamlesh suami menyerangnya saat ia memasak makan malam, Kamis, 14 Agustus 2016 lalu, dan ditembaki oleh mertuanya karena ia dipotong hidungnya. “Tiba-tiba mereka memegang saya dengan erat. Saya tidak bisa bergerak dan entah dari mana dia menyambar pisau dan memotong hidung saya, katanya.

Kamlesh dilarikan ke rumah sakit. Namun dokter tak mampu menyambung hidung perempuan itu karena potongan bagian hidungnya telah dibawa suaminya.