Tidak punya penis, pria ini tetap bisa puaskan 100 wanita yang ditidurinya

Andrew-Wardle

Di zaman yang serba maju seperti sekarang ini, pria yang tidak punya penis pun bisa merasakan nikmatnya bercinta dengan wanita secara normal. Seperti yang dilakukan oleh seorang pria di Inggris yang tetap bisa bercinta meskipun tidak punya penis. Andrew Wardle, asal Manchester, Inggris, adalah tokoh film dokumenter dari saluran TV TLC dengan judul “Pria tanpa Penis”.

Film itu memuat pengakuan Wardle, pria berusia 40 tahun, yang lahir dengan kondisi abnormal. Dia mengalami ekstrofi kandung kemih, sehingga buah zakarnya mengkerut seakan-akan menghilang. Dalam acara ini, Wardle sekaligus membuka rahasia bagaimana dapat menyingkirkan kecurigaan dari para wanitanya terkait penis yang tidak dimilikinya.

Baca:   Tidak Punya Penis, Pria Ini Mengaku Sudah Setubuhi 100 Wanita

“Saya mengerti bagaimana menjamah badan wanita, saya paham dengan apa yang mereka pikirkan, karenanya saya sangat percaya diri saat di ranjang. Mereka merasakan kepuasan dan tidak menaruh curiga (saya tak punya penis),” tutur Wardle seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Kamis (8/10/2015).

Wardle mengatakan hanya saat kepepet, dia menggunakan narkoba seperti ekstasi, aphetamine, dan juga LSD. Substansi kimia itu dipakai bila dia merasa tidak sanggup menampilkan performa baik di ranjang. Wardle juga mengaku rutin bercinta dengan Fedra Fabian (24), kekasihnya saat ini, selama tiga tahun terakhir.

Baca:   Kebiasaan Masturbasi Ternyata Dapat Mengurangi Gairah Seks

Dia mengklaim kekasihnya itu sampai tidak sadar kalau dia ‘tak punya’ penis, seandainya tidak menonton acara pengakuan di TV. Kendati begitu, Fedra tidak lantas meninggalkannya, dan akan tetap bersama Wardle. Diketahui setelah acara pengakuan ini, Wardle akan menjalani serangkaian perawatan medis selama dua tahun kedepan untuk membangun penisnya yang hilang.

Cararanya dengan mencangkok batang penis buatan dari jaringan otot lengan yang diyakini dapat membuat area vitalnya berfungsi seperti pria normal lainnya.