Tidak Sanggup Puaskan Istri, Suami Bayar Pembantu Untuk Garap Istri

pembantu-garap-istri-majikan

Apapun di dunia saat ini, tidak ada yang benar-benar gratis dan semua harus bayar. Sama halnya dengan Doni, bukan nama asli. Sudah merelakan istrinya tidur seranjang dengan pembantunya, Juan, nama samaran, Doni pun harus memberikan tambahan gaji untuk Doni bisa mampu memuaskan istrinya, sebut saja Selvi.

Tak ada penyesalan dari rauh wajah Doni. Pria berbadan tegak itu tampak tenang melihat kehadiran Juan yang menunggu di depan parkir Pengadilan Agama (PA), Klas 1A Surabaya,Selasa (9/8/2016). Kehadiran Juan tetap berstatus sebagai pembantu Doni dan Selvi. Suami istri itu datang ke PA untuk mengurus ahli waris orang tua mereka.

Doni akan langsung memberikan warisan kedua orang tuanya pada ketiga anaknya. Itu dilakukan supaya, Selvi tidak menuntut apa-apa di kemudian hari.  “Umur kan yang menentukan Tuhan. Saya tidak tahu, besok meninggal atau tidak. Makanya, biar saya tenang, saya langsung bagi warisan ini,” kata Doni di sela-sela sidang pembagian waris atas nama anaknya., dikutip dari jpnn.com.

Diakui Doni pembagian waris itu memang terkesan tergesa-gesa. Dalam tradisi keluarga biasanya pembagian waris baru dilakukan setelah orang tua mereka meninggal. Namun, ada pula yang memilih sebelum meninggal membagi warisannya supaya nantinya tidak terjadi konflik atas anak-anak mereka. Meskipun hanya PNS, Doni termasuk orang dari keluarga keturunan kaya raya.  Lahannya masih empat hektar lebih di kawasan Surabaya Timur dan Surabaya Barat.

Baca:   Pria Ini Ditemukan Meinggal Usai Salat Subuh di Masjid

Beberapa lahan dibangun kos-kosan dan ada pula yang dibangun pertokoan dengan sistem sewa. Sementara gaji PNS-nya  selama ini ditabung dan untuk membeli tanah lagi. “Syukur urusan uang selalu lancar, yang bikin pusing itu sebenarnya urusan istri,” kata Doni. Kendati mengaku cuek dengan hubungan Juan dan Selvi, Doni tak memungkiri merasa sakit hati dengan hubungan mereka.

Baca:   Akhirnya Ketahuan Juga Siapa 'Mr X', Ayah Kandung Ario Kiswinar Teguh, Ini Foto-Fotonya

Sebab, Juan tetap meminta gaji berlebih dan jatah pemuas terhadap keluarga Doni. “Saya dan istri jadi terikat. Saya tidak berbuat apa-apa. Tidak berani menolak dia di rumah karena takut istri marah. Takut terbongkar, makanya saya memberi uang lebih untuk dia. Kasarannya uang plus lah,” kata Selvi.

Doni memberi gaji pokok sebesar Rp 2,7 juta per bulan. Nah, biasanya ia menambahkan dua bahkan tiga kali lipat gaji, sekitar Rp 5,4 hingga Rp 7 jutaan. “Kerjanya sih cuma bersihin mobil atau nyapu. Kan saya punya dua pembantu di rumah,” kata dia. Selvi tampak diam seribu bahasa. Dia memilih tak berkomunikasi dengan siapa pun, baik dengan Juan maupun suaminya sendiri.

Baca:   Selain sering pulang malam, Cathy Sharon dituduh suami terlibat prostitusi

“Iya nganter suami. Tidak tahu mau meninggal paling, kok sudah mau bagi-bagi warisan,” tandas Selvi kemudian ke salah satu warung. Tak berbeda pula dengan sikap Juan. Pria yang sudah berisitri itu pun tak berkomentar apa-apa. Namun, dari aura tatapannya dia begitu tampak perhatian dengan Selvi. Dia menatap Selvi dengan lembut dan tanpa berujar apapun.

“Nganter majikan saja Mbak,” pungkas dia langsung menutup pintu mobil.

loading...