Tipe-Tipe Celana Dalam dan Waktu Yang Tepat Untuk Menggunakannya

tipe-tipe celana dalam dan kegunaannya

Banyak orang menggunakan celana dalam ‘asal-asalan’ tidak memperhatikan bentuk atau kenyamanan celana dalam tersebut. Padahal, demi rasa nyaman, celana dalam pun terus berevolusi dengan berbagai macam bentuk dan juga model. Sudah banyak celana dalam yang ditawarkan sesuai dengan sensitivitas kulit maupun rasa nyaman yang ditawarkan. Menurut situs Popsugar yang dilansir dari Tribunnews.com, berikut ini tipe-tipe celana dalam dan waktu yang tepat untuk menggunakannya.

1. Pakaian dalam berbentuk celana tipe “boy shorts”
Model pakaian dalam satu ini terinspirasi oleh bentuk celana pria. Kunci perbedaanya adalah ada potongan tambahan yang menutupi bagian paha atas. Carilah celana dalam tipe boy shorts dengan bahan yang nyaman, fungsinya akan mirip seperti celana dalam thong yang menyamarkan garis celana dalam agar tak terlihat menembus pada busana.

2. Pakaian Dalam Berbentuk Celana “granny”
Disebut celana dalam granny atau gaya nenek-nenek dikarenakan celana dalam tipe ini menutupi penuh bagian pinggang hingga perut. Meski bukan celana dalam dengan penampakan terbaik, celana dalam granny adalah yang paling nyaman dikenakan. Tipe celana dalam ini sangat cocok dikenakan saat Anda berbusana dengan rok atau celana model high waisted atau berpinggang tinggi. Baca juga [Celana Dalam Seksi (Thongs) Tak Lagi dimintai Wanita, Ini Alasannya…]

3. Pakaian Dalam Berbentuk Celana “french cut”
Celana dalam tipe ini populer pada tahun 1980-an. Dengan model klasik layaknya wanita Perancis jaman lampau, celana ini menawarkan potongan yang tinggi pada bagaian lubang kaki. Hal tersebut bertujuan untuk sirkulasi udara yang lebih baik. Tipe celana ini cocok digunakan saat mengenakan celana karet bermodel ketat, seperti legging atau jegging.

4. Pakaian Dalam Berbentuk Celana “hipster”
Celana dalam hipster adalah model celana dalam paling umum dijumpai saat ini. Celana dalam ini memiliki ciri utama yakni memiliki tinggi hanya sampai pinggang bawah saja. Biasanya celana ini sangat cocok untuk dikenakan ke semua busana terutama celana jeans dan celana pendek.

5. Pakaian Dalam Berbentuk Celana Bikini
Celana dalam model bikini memiliki ciri adanya karet pinggang selebar tiga inci dan lubang kaki yang lebar. Sekilas pakaian dalam jenis ini menampilkan bentuk segitiga. Cocok dikenakan untuk semua jenis busana.

6. Pakaian Dalam “Thongs”
Ciri khas utama celana thongs adalah tak ada bahan celana yang menutupi bagian bokong. Sedangkan pada bagian depan, menyerupai celana dalam bikini. Thongs biasa dikenakan saat mengenakan gaun atau bawahan super ketat, agar bagian celana dalam tidak membentuk lekuk pada gaun.

7. Pakaian dalam Berbentuk “G-String”
Selama ini banyak yang mengira pakaian dalam berjenis thongs dan g-string adalah sama. Pada kenyataanya, celana dalam g-string memiliki bagian depan yang lebih kecil lagi dari jenis thongs. Biasanya celana dalam g-string memiliki siluet berbentuk T. Saat yang tepat mengenakannya adalah saat berada di dalam kamar bersama pasangan Anda. Sekadar informasi, pakaian dalam tipe ini bukanlah jenis pakaian dalam yang nyaman dikenakan.

loading...