Tips: Ciri-ciri mobil bekas yang bebas dari tabrakan

mobil-bekas-murah

Di Indonesia, ketertarikan orang pada mobil bekas masih sangat tinggi. Selain karena harganya murah, banyak orang memilih membeli mobil bekas karena tidak mampu untuk membeli mobil baru yang harganya masih sangat tinggi dengan type yang sama. Namun, tinggi minat masyarakat Indonesia untuk membeli mobil bekas justru sering dimanfaatkan oleh oknum untuk menjual mobil yang pernah tabrakan atau kecelakaan maut.

Hanya dengan modal perbaikan body, tampilan dan juga mesin, mobil sudah kembali terlihat baru dan layak jual. Tapi bagaimana dengan si pembeli, tentunya ini menjadi kerugian tersendiri, bukan? Ibarat beli kucing dalam karung, kalau kurang hati-hati bisa jadi kecewa pada akhirnya dan bahkan berisiko bagi keselamatan kamu. Nah, agar tidak menjadi korban penjualan mobil bekas yang sudah pernah tabrakan, berikut tips cara membeli mobil bekas, dikutip dari Metroterkini.com. Semoga bisa membantu kamu dalam membeli mobil bekas yang memang benar-benar masih layak pakai.

Baca:   Fitur-Fitur Honda CBR250RR yang Tidak dimiliki R25 dan Ninja 250

1. Cat mobil
Teliti warna cat mobil yang akan kamu beli. Di beberapa bagian body mobil yang sudah pernah mengalami kecelakaan biasanya memiliki warna yang berbeda. Bisa juga cat malah belang. Ini adalah efek dari pengecatan ulang yang menggunakan dasar warna tak sama. Untuk itulah mengapa beberapa perusahaan membuat warna mobil produksinya dengan warna yang tak mudah ditiru meskipun itu di mix dengan beberapa warna.

2. Bekas pukulan
Kamu pun juga harus cermat melihat di bagian dalam body mobil. Periksa apakah ada bekas pukulan atau hantaman palu di daerah tersebut. Jika ada, besar kemungkinan mobil tersebut pernah penyok dan dibawa di bengkel ketok magic. Terlebih lagi jika bekas pukulan itu berjumlah banyak. Kamu patut waspada.

3. Rembesan karet kaca
Adanya rembesan pada karet kaca mobil kemungkinan besar disebabkan oleh sebuah kecelakaan besar. Hal ini biasanya membuat adanya kebocoran yang disebabkan oleh perbaikan yang kurang baik. Bisa juga disebabkan penggunaan bahan yang berkualitas rendah dan harganya murah. Secara nalar, jarang sekali ada orang yang mengganti atau memperbaiki kaca terutama pada karet jika tidak terjadi benturan keras seperti kecelakaan. So, kamu harus hati-hati, ya guys.

Baca:   3 Motor Murah dengan Harga Terjangkau

4. Tak lagi nyaman
Yang terakhir adalah ciri-ciri yang dapat kamu ketahui saat dikendarai. Secara garis besar, mobil yang pernah mengalami kecelakaan besar saat dikendarai di jalan rata atau lurus, kemudi akan menarik ke satu sisi, entah itu ke kiri atau ke kanan. Hal tersebut disebabkan oleh benturan keras yang pernah dialami oleh mobil tersebut sehingga jarak pijak roda depan dan belakang menjadi berubah.