Tjahjo Kumolo meminta Ahok berbagi ilmu cara mengatasi prostitusi

Tjahjo-Kumolo

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selaku Gubernur DKI Jakarta diminta oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk berbagai ilmu bagaimana mengatasi kawasan prostitusi. Permintaan itu diajukan dalam bentuk undangan untuk jadi pembicara di pertemuan kepala daerah se-Indonesia. Tjahjo mengatakan, Ahok akan dipasangkan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismahairini menjadi narasumber dalam pertemuan tersebut.

Baca:   KPK Umumkan Tidak Ada Temuan Korupsi dalam Pembelian RS Sumber Waras

“Mendegarkan penanganan lokalisasi ditutup tidak untuk perumahan, tidak untuk mal, tetapi untuk fasilitas umum dan jalur hijau,” kata Tjahjo usai menemui Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dikutip dari Metrotvnews.com, Senin (21/3/2016). Tjahjo menjelaskan, butuh pemaham dan strategi khusus membenahi kawasan prostitusi.

Sebab, prostitusi merupakan masalah kompleks yang mengganggu lingkungan serta ketertiban. Tjahjo menilai perlu pengarahan khusus untuk mengatasi prostitusi. “Saya kira beberapa kota madya kita minta untuk mendengarkan bagaimana cara penanganan di Jakarta, mulai Kalijodo, Kramat Tunggak sampai di Surabaya, Dolly, dan sebagainya,” katanya.

Baca:   Siap-Siap, KPK Akan Segera Umumkan Tersangka Baru Soal Kasus Reklamasi

Pertemuan Tjahjo dan Ahok juga membahas persiapan Pilkada DKI 2017. Kemendagri mempertanyakan kesiapan DKI dari segi pengadaan KTP elektronik. Karena KTP elektronik akan berhubungan langsung dengan daftar pemilih tetap (DPT). “Seluruh penduduk Jakarta yang sudah punya hak memilih sudah harus punya e-KTP,” ujarnya.

loading...