Usai Wisuda, Hijaber Cantik Ini Tiba-Tiba Meninggal Dunia

foto hijaber cantik

Tidak ada yang tahu umur kita didunia ini. Kapan pun dan dimana pun, kematian akan selalu mengintai siapapun tanpa memandang latar belakang, jelek, cantik, baik hati maupun sombong, semua pasti akan meninggal. Dan seperti itulah yang dialami oleh gadis cantik berumur 22 tahun ini. Ia meninggal dunia setelah usai menjalani wisuda di University of Texas, Arlington, Amerika Serikat.

Wisudawati bernama Aminah Jennifa Ahmed itu awalnya mengeluh sakit kepala beberapa menit sebelum wisuda dimulai. Tak disangka-sangka, wanita berhijab itu kemudian menghembuskan nafas terakhir beberapa jam setelah ia dinyatakan sebagai sarjana. “Tidak ada gejala, tidak ada tanda-tanda (sebelum hari wisuda). Dia bilang dia sakit kepala dan muntah, hanya itu,” kata ayahnya, Shamsul Ahmed.

Baca:   7 Tips Berpakaian Bagi Wanita Agar Tampil Menawan dan Lebih Sukses, Anda Perlu Tahu

Dokter belum mengonfirmasi apa yang terjadi, tetapi mereka menduga Aminah mengalami aneurisma otak. Penyakit ini sering muncul tanpa disadari, sakit kepala parah dan penglihatan kabur sering menjadi gejala penyakit tersebut. Dilansir dari Liputan6.com, Kamis 11 Juni 2015, semasa hidupnya Aminah sangat aktif di masjid-masjid lokal dan dalam sejumlah kegiatan kemahasiswaan.

Baca:   Kim Kardashian Senang Gunakan Busana "Telanjang"

Teman-temannya mengatakan ia adalah sosok baik hati yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Selain itu juga dikenal banyak ikut serta dalam kegiatan amal.

Salah satu proyek amal yang dimulainya baru-baru ini, adalah membantu operasi mata untuk anak-anak miskin di Asia Selatan, terutama negara asalnya, Bangladesh. Sejak kematian Aminah, keluarganya menamakan proyek mulia sang anak dengan nama “Aminah Sees.” Fotonya pun dipasang di halaman proyek amalnya.

Baca:   Foto Selfie Saat Berlibur, Wanita Ini Tuai Kontroversi

Kisah pilu hijaber cantik itu mampu menggugah hati orang lain untuk melanjutkan misi mulia Aminah. Dalam 2 hari, proyek peninggalannya langsung mendapatkan dana sekitar Rp 200 juta lebih. Kesedihan mendalam juga dirasakan Imar Suleiman selaku pemimpin Islamic Learnings Foundation.

“Keluarganya mengalami cobaan yang berat setelah melihat putrinya lulus beberapa jam sebelum ia dinyatakan mengidap kelainan pembuluh darah otak. Ukirlah namanya dalam benak kalian,” tutur Suleiman terharu.

loading...