Waduh! Uji Ilmu Hitam, Dokter Cantik Jadi Korban Perkosaan di Papua

perkosaan

Seorang dokter cantik asal Surabaya dengan inisial IL menjadi korban perkosaan di Distrik Sausapor, Tambrauw, Papua. Dokter cantik yang kini masih berstatus pegawai tidak tetap (PTT) itu diperkosa oleh seorang pria yang menganut ilmu hitam dengan inisial YY. YY melakukan aksi bejat itu untuk menguji ilmu hitam miliknya dan kini pelaku sudah dibekuk polisi.

Kapolsek Sausapor, Ipda Rusli Maknum mengatakan, penangkapan terhadap YY ini berkat kerja sama kepolisian dengan warga. Pelaku ditangkap di salah satu rumah kecil dan jauh dari keramaian penduduk.

“Saat menangkap pelaku saya sudah berpesan kepada anggota Polsek untuk berhati-hati menyergap pelaku. Sebab pelaku diduga memiliki kekuatan ilmu hitam yang bisa membahayakan. Beberapa jam setelah korban melapor kita berhasil menangkap pelaku,” ungkapnya kepada Radar Sorong, dikutip Rabu (24/8/2016) lalu.

Baca:   5 Tahun Selingkuh, Selingkuhan Istri PNS Kepergok di Toilet Setelah 3 Hari Terkurung

Dalam pemeriksaan awal oleh penyidik, pelaku mengaku aksi itu baru pertama kali dia lakukan, untuk mengetes ilmu hitamnya. Namun menurut para warga setempat, pelaku sudah berulang ulang kali melakukan aksi bejatnya serta membuat keresahan para warga di Distrik Sausapor. Kronologis pemerkosaan terhadap dokter cantik asal Surabaya itu bermula ketika sang dokter tidur di dalam kamarnya pada Sabtu (20/8) pukul 23.30 WIT.

YY lantas masuk ke dalam rumah korban melalui jendela tanpa merusak sedikit pun. Setelah berada di dalam rumah, pelaku bergegas masuk ke dalam kamar korban dan melihat Bu Dokter sedang tertidur pulas. Kemudian, pelaku merobek baju yang dikenakan korban saat tidur. Korban dibuat tak berdaya.

Baca:   Gerebek Panti Pijat Plus-Plus, Ridwan Kamil Temukan Hal Mengejutkan

“Ketika bangun dari tidur, korban terkejut melihat kondisi baju serta celananya telah dirobek-robek. Dengan rasa ketakutan korban melarikan diri dan mengadukan kasus itu,” tutur Rusli. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sorong, AKP Bernadus Okoka juga mengakui adanya kasus pencabulan di Sausapor yang menimpa dokter PTT.

Dia pun mengatakan bahwa hingga saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Sausapor. “Kapolsek Sausapor telah melaporkan adanya kasus itu. Tahapan penyidikan telah berjalan di Polsek Sausapor,” kata Okoka.