Wah! ‘Teman Ahok’ Ancam Buang Data KTP Dukungan Warga DKI

TemanAhok

Sejumlah teman Ahok dikabarkan mengancam untuk membuang data KTP dukungan warga Jakarta terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilkada DKI 2017. Ancaman tersebut terlontar dari ‘Teman Ahok’ jika sampai Ahok maju di Pilkada DKI melalui jalur parpol. Anggota Teman Ahok, I Gusti Putu Artha mengatakan, ada dua orang koleganya yang melontarkan ancaman itu. Keduanya adalah para koordinator pengumpulan data KTP di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Ada 1-2 orang yang ngancam lewat grup whatsapp. Mereka lagi pegang sekitar 30-an (lembar) KTP. Kata mereka kalau sampai maju lewat parpol udah lah buang aja KTP-nya,” kata Putu saat dihubungi, dikutip Kompas.com, Minggu (12/6/2016). Menurut Putu, kedua orang koleganya itu memintanya untuk dapat meyakinkan Ahok agar tetap maju melalui jalur perseorangan. Putu mengatakan, sejauh ini ancaman membuang data KTP baru datang dari kedua orang tersebut. “Yang lain sejauh ini belum,” ujar dia.

Baca:   Ahmad Dhani: Meskipun dibayar Rp 1 triliun saya enggak mau jadi wakil Ahok

Desas desus akan majunya Ahok melalui jalur parpol menguat belakangan ini. Hal itu menyusul pertemuan yang dilakukannya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Tak hanya itu, Partai Golkar berniat dukung Ahok. Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku lebih senang jika partainya mendukung Ahok apabila yang bersangkutan maju melalui partai politik. Novanto menilai, jalur partai politik lebih baik ketimbang jalur perseorangan atau independen yang selama ini ditempuh oleh Ahok.

Baca:   Ahok: Kumpulkan Saja 3 Juta KTP Untuk Tolak Saya, Nggak Apa-Apa!

Sebelumnya, Ahok sudah mendapat dukungan Nasdem dan Hanura, yang tidak mempermasalahkan Ahok maju lewat jalur perseorangan. Jika digabungkan, jumlah kursi ketiga partai itu di DPRD DKI mencapai 24 kursi. Jumlah itu sudah memenuhi syarat untuk mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Ahok sebelumnya sudah membulatkan tekad bahwa ia akan maju Pilgub DKI lewat jalur perseorangan.

Pernyataan itu disampaikannya sehari setelah menghadiri haul almarhum Taufiq Kiemas di kediaman Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2016). Di kediaman Megawati, Ahok mengaku sempat mendapat wejangan dari kakak sulung Megawati, Guntur Soekarnoputra, yang memuji kelompok relawan pendukungnya, “Teman Ahok”. “Kalau saya sih enggak mungkin ninggalin Teman Ahok ya. Sesuatu yang bisa kecewa berat,” ujar Ahok di Balai Kota, Kamis.

Baca:   Lagi! TKI dihukum Mati di Arab Saudi, Kemana Pemerintah?

Ahok bahkan yakin Teman Ahok akan mampu mengumpulkan data KTP hingga 1 juta lembar. “Sejuta pasti nyampe ini. Justru sejuta pasti nyampe. Justru yang jadi masalah kita anggapnya tidak nyampe,” ujar Ahok.

loading...