Wajah teroris Sarinah tersenyum saat mati, ini penampakan fotonya…

teroris-sarinah

Tepat pada hari Kamis 14 Januari 2016, Sarinah MH Thamrin, Jakarta Pusat diguncang sejumlah ledakan bom, yakni 7 kali. Aksi teror bom itu pun membuat Jakarta menjadi mencekam dan menjadi perhatian dunia. Lima teroris yang melakukan aksi teror bom di Sarinah tersebut akhirnya tersungkur usai baku tembak bak film Hollywood dengan polisi. Saat terjadi baku tembak tersebut, ada salah satu teroris yang tertangkap kamera mengeluarkan senjata dari tas.

Teroris tersebut menggunakan topi, kaos warna hitam dan celana jeans dengan sepatu kets. teroris tersebut berjalan sambil menggendong ransel dan tas kecil, angat percaya diri dan tidak punya rasa takut sedikit pun. Teroris garang tersebut tertangkap kamera berada di tengah kerumunan warga sesaat setelah bom meledak di sturbuck dan pos polisi. Pria tersebut mengejar seorang polisi dengan senjata api.

Saat memegang senjata, wajah teroris Sarinah tersebut tampak garang dan mengerikan. Namun, aparat kepolisian berhasil melumpuhkan militan ISIS tersebut. Dia pun terkapar dan tewas di jalan. Saat mati, wajah teroris Sarinah itu justru tampak ceria. Wajahnya tampak seperti orang tersenyum hingga gigi depannya kelihatan. Dia juga tidak terlihat seperti orang meninggal, melainkan orang yang sedang berbaring.

Baca:   Tantang PNS Yang Tidak Suka Padanya Mundur, Yusril: Bagaimana Kalau PNS Minta Ahok Mundur?

Penampakan wajah tersenyum saat mati jauh berbeda ketika dia sedang menggenggam senjata api sampil memburu polisi. Teror di Sarinah Thamrin Jakarta pada Kamis (14/1/2016) menewaskan 7 orang, 5 di antaranya pelaku peledakan bom. Sementara 24 lainnya mengalami luka berat dan ringan. ISIS mengaku bertanggung jawab atas peledakan bom di Sarinah. Pengakuan ISIS dirilis melalui salah satu lembaga propaganda yang bersekutu dengan kelompok radikal tersebut.

“Pejuang Negara Islam (ISIS) telah melakukan serangan bersenjata pagi ini di ibu kota Indonesia,” kata kantor berita Aamaq pada saluran telegramnya seperti dilansir Independent.co.uk dan dikutip dari laman Pojoksatu.id. Para militan itu juga memilih kawasan Sarinah di Jalan Thamrin sebagai lokasi teror. Sebab, disana adalah banyak terdapat jaringan Amerika Serikat dan beberapa lokasi bisnis milik negara barat.

Baca:   Aksi Teror Charlie Hebdo, Eropa Makin Benci Islam

Misalnya Starbuck, McDonalds, Burger King dan beberapa merek multinasional lainnya. Selain itu di kawasan tersebut juga terdapat hotel bintang lima Sari Pan Pasific Hotel. Klaim ISIS itu semakin cocok dengan pernyataan Kepala BIN Letjen (purn) Sutiyoso yang menduga pelaku teror bom dan penembakan di Sarinah adalah para WNI mantan anggota ISIS yang pulang ke Indonesia.

“Sangat besar kemungkinan (itu ISIS). Bisa juga itu mantan ISIS yang pulang. Itu kan memang sering kami bicarakan. Tapi sekali lagi kan kami enggak tahu waktunya kapan,” ujar pria yang akrab disapa Bang Yos tersebut.