Wanita ini Melamar Sahabatnya untuk Dijadikan Istri ke Dua Suaminya, Alasannya Sungguh Mengejutkan

istri-dimadu

Sebagian besar wanita didunia ini pasti tidak ada yang mau berbagi suami dengan wanita lain.Meskipun hal ini sah di mata agama tertentu, namun tetap saja wanita akan terasa berat ketika menerima keputusan ini. Tapi entah bagaimana seorang istri di Kuala Lumpur, Malaysia ini malah rela dimadu. Bahkan dia sendiri yang memaksa suaminya untuk melakukan hal ini.

Ida Nirwana Marzuki, itulah nama wanita yang sedang diperbincangkan netizen saat ini. Wanita berusia 26 tahun ini memberikan keputusan mengejutkan di dalam hubungan rumah tangganya. Ida sangat berharap untuk bisa merasakan dimadu oleh suaminya.

Awalnya keputusannya ini tidak disetujui oleh sang suami, namun setelah diberi waktu untuk berpikir, suaminya pun menyetujui untuk menikah ke dua kalinya. Pesta pernikahan langsung digelar di Masjid As-Syakirin, Desa Petaling, Malaysia beberapa waktu lalu, seperti dikutip suryamalang.com.

Yang membuat netizen lebih terkejut lagi adalah wanita yang menjadi istri kedua suaminya adalah sahabat istrinya sendiri. Ini semua tentu kemauan Ida. Ida memilih Norinie Rahmad sebagai istri kedua suaminya karena dia ingin menjadi sahabat yang baik dengan berbagi kasih dari suaminya.

Baca:   Ihhh...Pria Ini Pelihara Lintah Hingga Sebesar Tangan!

“Suami memang meminta waktu untuk berfikir. Selama itu juga, saya setiap hari membujuknya dengan memberitahu semua itu untuk menghalalkan hubungan, serta tanggung jawab seorang sahabat,” kata Ida.

Lalu, bagaimana dengan Ida? Apakah kehidupan lebih bahagia atau sebaliknya? Diakuinya, dengan kehadiran Norinie di keluarga kecilnya justru membawa kebahagiaan tersendiri. Kebahagiaannya justru jadi semakin lengkap. “Walaupun ada wanita yang memandang poligami secara negatif, saya kini semakin bahagia biarpun terpaksa berkongsi kasih,” ujar ibu satu anak itu.

Baca:   Wow! Dikabarkan Meninggal dan Sudah Miliki 97 Istri, Kakek 92 Tahun Berencana Untuk Tambah Istri

Bahkan Norinie juga telah diterima baik oleh keluarga Ida dan anak laki-lakinya yang masih berusia tiga tahun. “Penerimaan keluarga juga baik dan tiada masalah apapun. Malah anak lelaki saya yang berusia tiga tahun sangat dekat dan manja dengannya. Ia (anaknya) memanggil madu saya dengan nama ‘didi’,” tuturnya.