Wanita Ini Sukses Temukan Cinta Setelah Turunkan Bobot 75 Kilogram

Michelle-Pardo
Banyak orang mulai kehilangan harapan karena memiliki tubuh gemuk yang membuatnya terlihat tidak normal. Sama halnya dengan Michelle Pardo yang berusia 26 tahun merasa hidupnya tak memiliki semangat muda karena berat badannya mencapai 140 kilogram dan tinggi tubuh 163 sentimeter. Pardo yang mengatakan sadar berat badannya itu telah membuatnya obesitas, mengaku bahwa dirinya setiap hari mengonsumsi fast food tiga hari sekali, dan menghabiskan setiap malam dengan mengudap camilan berlemak.

Burger, kentang goreng, kulit ayam, dan minuman soda dari McDonald’s adalah menu utama dalam keseharian Pardo. “Aku sudah kelebihan berat badan dari aku kecil,” jelas Pardo. “Aku ingat, saat usiaku masih enam tahun, aku selalu berlari tergesa-gesa pulang hanya untuk mengambil camilan di lemari dapur, itu terjadi setiap hari,” imbuhnya. Lalu, Pardo merasa bahwa semua hubungan asmaranya kandas gara-gara tubuh dan gaya hidupnya yang tidak sehat. Alhasil, Pardo pun memutuskan untuk melakukan perubahan.

Baca:   13 Fakta Tentang Ciuman Yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ragam informasi program diet, olahraga, dan operasi pun dilahap Pardo untuk menentukan metode mana yang paling tebat untuk berat badannya yang berisiko tinggi tersebut. Akhirnya, Pardo memutuskan untuk menjalani operasi Vertical Sleeve Gastretocmy (VSG), prosedur mengangakat 15 persen isi perut secara permanen untuk kebutuhan penurunan berat badan. “Itu adalah keputusan besar, itu berarti aku akan kehilangan ¾ isi perutku. Namun, untuk kali pertama dalam hidupku aku siap melakukan perubahan,” sebutnya.

Operasi pun berjalan lancar dan berat badan Pardo menyusut drastis. Selanjutnya, Pardo harus menerapkan gaya hidup seimbang dan melupakan seluruh makanan junk food favoritnya. “Aku harus makanan organik, daging tanpa lemak, sayuran, dan buah-buahan. Selain itu, aku harus rajin berolahraga,” terangnya, dikutip dari FemaleKompas, Selasa (10/5/2016). Seiring waktu, tepatnya dua bulan setelah operasi dan tubuh Pardo lebih langsing serta fit, dia bertemu dengan Sean (27), seorang insinyur pria yang disebut Pardo sebagai “pangeran tampan”.

Baca:   Remaja 19 Tahun Yang Memiliki Berat 180 Kg, Makan Ayam 3 Kg Sehari Meninggal

Pardo mengatakan, dia tidak berharap banyak dari Sean. Namun, kata dia, Sean menunjukkan usaha merebut hatinya dengan cara-cara yang membuat dirinya spesial sebagai wanita. Sekarang, Pardo mengaku, sangat bahagia. Tubuh baru dan pria baru dalam hidupnya telah melenyapkan hari-hari depresi yang sempat dia rasakan saat dulu dia menderita obesitas.