Wow! ini 7 batu akik paling dicari di tahun 2016

batu-akik-sojol

Fakta bahwa tren batu akik sudah menurun. Namun, hobi mengenai batu akik bagaikan tidak pernah mati dan selalu saja ada yang mencarinya. Bukan bermaksud menyindir penggemar batu akik musiman, tapi faktanya, gaung bisnis batu akik masih terus menggema. Para kolektor batu akik masih terus berburu batu akik idamannya. Jari-jari yang tidak mengenakan batu akik, rasa tidak lengkap. Bagaikan sayur tanpa garam, itulah yang dirasakan penggila batu akik.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penjualan batu akik masih laris manis, dilansir Fajar.co.id. Ada beberapa jenis batu akik yang sampai saat ini masih cepat laku terjual di pasaran, dan orang selalu datang mencarinya setiap saat. Batu akik apa saja itu, simak selengkapnya dibawah ini.

Batu Bacan
Batu Bacan masih banyak dicari pecinta batu akik. Hal ini karena karakteristik dan trennya yang belum memudar. Bagi sebagian para pecinta batu akik, belum lengkap koleksi batunya bila belum ada batu Bacan. Yang terkenal adalah batu bacan terdiri dari dua kategori yaitu Bacan Doko dan Bacan Palamea. Namun belakangan Bacan Gulau paling diburu kolektor. Hal ini karena tingkat kekerasan dan kebeningannya yang melampaui bacan Palamea. Tambang Batu Bacan terdapat di Pulau Kasiruta, Maluku Utara.

Baca:   Unik! Pria Ini Buat Kue Raksasa Manny Pacquiao Sesuai Ukuran Aslinya

Batu Kalimaya
Batu asal Banten ini tidak dapat dipungkiri masih sangat diburu para kolektor batu akik. Batu ini sebenarnya masuk dalam kategori batu mulia. Kalau di Australia batu ini menjadi batu permata nasional negara tersebut. Di Indonesia batu ini masih dijual dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah.

Batu Giok
Batu Giok bak legenda batu akik. Batu ini sampai sekarang masih diburu kolektor dan masih laris manis di pasaran. Batu ini sudah terkenal sejak zaman dahulu kala, di masa dinasti China, sampai ke Korea dan asia kecil. Di Indonesia batu ini banyak terdapat di wilayah Aceh dan sampai sekarang masih diproduksi serta dijual dengan harga yang relatif mahal.

Batu Hijau Garut
Batu Hijau garu sebenarnya adalah jenis Kalsedon atau Chalcedony, namun sebagiannya masuk dalam kategori batu Kriskola sebagaimana Batu Bacan. Batu ini memiliki tingkat kekerasan antara 6-7 sala mohs, dan dijual dengan harga yang masih relatif mahal. Tergantung pada kualitas batunya. Di pasar-pasar batu akik, masih diburu para kolektor, dan terus laku terjual.

Baca:   Batu akik bulu macan masuk kategori Natural Tiger Glass

Batu Kecubung
Batu Kecubung atau Amethys sebenarnya adalah jenis batu mulia yang berharga tinggi. Batu ini banyak terdapat dari wilayah Kalimantan. Di pasar-pasar batu akik masih laku terjual. Hal ini karena nilai batunya yang memiliki nilai keunikan dan artistik yang tinggi. Batunya sekarang dijual dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah.

Red Baron
Batu Ini berasal dari wilayah Pacitan Jawa Timur. Warna merahnya yang memukau membuat para pecinta batu akik di tahun 2016 ini masih memburunya. Batu ini berjenis Kalsedon sama halnya dengan batu Red Raflesia dan Batu Red Obi di Maluku Utara. Hanya saja batu red Baron memiliki warna yang lebih mengkilap. Tingkat kekerasannya antara 6-7 skala mohs dan sekarang dihargai ratusan ribu rupiah.

Batu Sojol
Batu Asal Sulawesi Tengah ini memang batu yang sempat membuat geger. Karena diyakini orang yang mengenakannya mampu mengangkat beban berat, bahkan mobil sekalipun. Namun itu hanyalah tekhnik mengangkat beban berat, bukan khasiat batu ini. Namun karena fenomenanya itu membuat batu ini sampai sekarang masih menjadi batu yang paling dicari para gemslovers.