Wow! PSK Asal Maroko di Puncak Banting Harga, Ini Tarifnya…

PSK Maroko

Persaingan dalam dunia esek-esek semakin hari semakin ketat saja. Untuk mensiasati agar bisa terus bersaing, maka jalan satu-satunya bagi PSK adalah dengan banting harga. Seperti yang dilakukan oleh para PSK asal Maroko ini yang rela banting harga karena jumlah PSK terus bertambah sedangkan pelanggan tetap.

Kepala Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Bogor Toto Satoto mengatakan, dari pengakuan para PSK Maroko yang terjaring di kawasan Puncak, Bogor, kini tarif mereka Rp 3 juta untuk sekali kencan. “Awalnya Rp 5 juta, tapi sekarang Rp 3 juta untuk sekali kencan,” kata Toto, Senin (15/8/2016).

Baca:   Apakah 3 Orang Ini 'Penumpang Gelap' Yang dimaksud Oleh Megawati?

Bertambahnya jumlah PSK Maroko disinyalir menjadi faktor utama anjloknya tarif kencan. Padahal, konsumen di Puncak relatif tetap. “Kalau faktor utamanya saya enggak tahu. Tapi PSK ini ibarat gunung es. Jumlahnya bertambah terus, konsumen segitu saja,” ujar dia.

Terlebih, lanjut Toto, PSK Maroko ini menolak melayani pria pribumi sehingga mereka harus bersaing ketat untuk mendapat pelanggan asal Timur Tengah. “Alasan keamanan, mereka tidak mau kalau melayani pria lokal,” kata dia, dikutip dari liputan6.com, Selasa (16/8/2016).

Baca:   Kena Razia Karena Jualan di Bulan Puasa, Ibu Pemilik Warung Dapat Donasi Rp 265 Juta dari Netizen

Kendati disinyalir jumlah PSK yang disebut Magribi ini terus bertambah, namun untuk menjaring praktik prostusi ini sulit dibongkar karena sangat tertutup dan terorganisir. “Kemarin saja kami berhasil menangkap lima PSK Maroko dan satu orang diduga muncikari butuh waktu. Tidak bisa asal merazia saja,” terang Toto.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Bogor Herman Lukman menjelaskan, keberadaan perempuan Maroko tersebut telah meresahkan masyarakat sekitar. “Mereka kerap keluar setiap magrib dan melakukan pesta setiap malamnya, sehingga mengganggu ketertiban umum,” ungkap Toto.

loading...